RSS

MINGGU KE EMPAT BELAS: PERTEMUAN MINGGU TERAKHIR


Di minggu terakhir ini kita ditugaskan untuk presentasi hasil final kita.
mekanisme presentasinya sebagai berikut:
1. tiap kelompok  menuliskan nama, nim dan alamat blog portofolio.
2. tiap kelompok menyiapkan laptop untuk presentasi, ada 2 kelompok yang presentasi. yang 1 menggunakan LCD dan yg 1 hanya menggunakan laptop saja untuk mempersingkat waktu.
3. yang dipresentasikan adalah bukan materinya namun tata cara penggunaan media tersebut beserta fitur2nya.
4. tidak ada komentar apapun.

penilaian sebagai berikut :
1. tidak melebihi waktu 20
2. kekompakam tim 30
3. kelengkapan materi yang disampaikan 40
4. sikap presentasi 10

seperti yang di tampilkan bapaknya pada
http://www.facebook.com/groups/310295362418036/

MINGGU KE TIGA BELAS

Di pertemuan ini digunakan untuk presesntasi macro media flash, tetapi karena tidak ada uji coba di sekolah sehingga presentasi d undur minggu berikutnya.

MINGGU KE DUA BELAS: POSTING TUGAS

di pertemuan ke dua belas ini pak wahyu memberikan perintah untu memosting terkait dengan materi yang udah dipelajari selama perkuliahan IT sebgai persyaratan tugas individu (portofolio)

MINGGU KESEBELAS: PRESENTASI

Di pertemuan minggu ini adalah presentasi video yang telah dibuat kelompok masing-masing. Video tersebut sudah di dubbing dan di cutting. Tujuan tersebut adalah supaya hasil video yang telah dibuat sudah baik dan layak untuk dimasukkan dalam macro media flash. Setiap kelompok mempresentasikan video tersebut maksimal 10 menit. Setelatah presentasi ternyata banyak kelompok yang hasil videonya kurang bagus, kualitas gambarnya jelek / blur serta suaranya tidak jelas. Sehingga masih perlu revisi lagi.

MINGGU KESEPULUH: PEMBUATAN VIDEO

Di pertemuan kesepuluh ini pak wahyu memberi tugas untuk membuat video. Pak wahyu mengarahkan dikelas kepada ketua kelas memilih 3 kelompok untuk membuat video dengan setting yang berbeda-beda antara lain: simeru, kantin dan perpustakaan dengan menggunakan kamera digital atau hp selama 25 menit. Setelah selesai video tersebut dipresentasikan didepan kelas dan kelompok yang lainnya mengomentari video tersebut dengan mengacu pada bahan bacaan yang telah disediakan. Setelah arahan dari pak wahyu selesai 3 kelompok yang telah diberi tugas tersebut langsung menuju TKP dan kelompok yang lain membaca materi yang telah disediakan sebagai bahan acuan untuk mengomentari video yang telah dibuat oleh 3 kelompok lain.
Bahan bacaannya antara lain:

TEKNIK SYUTING:
  • Bidikan dan   Cahaya
Pada saat syuting, supaya dihindari membidik sasaran dengan latar belakang dengan cahaya yang terang atau dominan. Cara ini akan menyebabkan sasaran syuting menjadi gelap, sedangkan latar belakang akan terlihat terang.
  • Waktu  Rekaman  (Durasi)
Kemampuan mata untuk mengidentifikasi sesuatu membutuhkan waktu sedikitnya lima sampai delapan detik. Apabila merekam lebih singkat dari waktu tersebut, objek yang telah direkam akan sulit dikenali oleh penonton. sebab, sebelum sempat diidentifikasi, gambar tersebut akan hilang dari layar,
  • Sudut ‐sudut   Pengambilan   Gambar
Ada beberapa macam sudut pengambilan gambar diantaranya:
1. Eye Level
Posisi pengambilan gambar yang selalu menyejajarkan posisi kamera dengan sudut pandang kameramen.
2. High Angle 
Posisi pengambilan gambar dengan kamera diarahkan kebawah. Untuk merekam aktivitas yang penuh gerak, seperti tarian kolosal atau demnstrasi mahasiswa, sebaiknya dari sudut ini karena gerak dapat terekam sekaligus dapat terjaga ketajamannya.
3. Low Angle
Setiap shot dengan kamera menengadah ke atas saat membidik sasaran. Angle ini dapat digunakan untuk merangsang rasa kagum, emningkatkan ketinggian dan kecepatan subjek, mengurangi latar muka (foreground) atau latar belakang (background) yang tidak disukai, medistrorsikan garis-garis komposisi guna menciptakan perspektif yang lebih kuat, dan juga membuat efek dramatik pada gambar.
4. Dutch Angle
Angle kamera yang membentuk efek ketidakstabilan gambar-gambar seperti ini hanya untuk sequence yang membutuhkan efek  kengerian, kekerasan, tidak stabil, atau efek-efek impresionistik. Sebagai contoh, dalam film penggambaran tokoh yang sedang mabuk atau dalam keadaan emosional.
  • Macam Bidang Pandangan pada saat Syuting

Ada beberapa macam bidang pandangan pada saat syuting yaitu:
1. Long Shot
2. Full Shot
3. Medium Shot
4. Medium Close up. 
5.Close Up
6. Extreme Close Up
  • Gerakan kamera
1. Pan, panning adalah gerakan kamera secara horizontal (mendatar) dari kiri ke kanan atau sebaliknya 
  • Pan right (kamera bergerak memutar ke kanan)
  • Pan left (kamera bergerak memutar ke kiri)
2. Tilt, tilting adalah gerakan kamera secara vertical, mendongkak dari bawah ke atas atau sebaliknya.
  • Tilt up (mendongkak ke atas)
  • Tilt down (mendongkak ke bawah)
3. Dolly, track adalah gerakan di atas tripot atau dolly mendekati atau menjauhi subjek.
  • Dolly in ( mendekati subjek)
  • Dolly out (menjauhi subjek)
4. Pedestal adalah gerakan kamera di atas pedestal yang bisa dinaik turunkan.
  • Pedestal Up: kamera dinaikan
  • Pedestal down: kamera diturunkan.
5. crab adalah gerakan kamera secara lateral atau menyamping, berjalan sejajar dengan subjek yang sedang berjalan.
  • Crab left 9bergerak ke kiri)
  • Crab right (bergerak ke kanan)
6. Arc adalah gerakan kamera memutar mengitari obyek dari kiri atau sebaliknya.
7. Zoom adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi obyek secara optikal, dengan mengubah panjang focal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau sebaliknya.
  • Zoom in ( mendekati obyek dari long shot ke close up)
  • Zoom out ( menjauhkan obyek dari close up ke long shot)
  • Setting Lokasi (Blocking Area /Location Set)  
1. Shooting in door biasanya dilakukan untuk siaran berita, shooting green/ blue screen, talk show dan lain-lain.
2. Shooting out door basanya dilakukan untuk acara petualangan, bencana alam, kondisi sosial masyarkat dan lain-lain.

Demikian postingan minggu kesepuluh...sampai jumpa di minggu berikutnya.......

MINGGU KESEMBILAN

pada pertemuan ke sembilan ini, materi perkuliahannya tentang audio yang akan dilibatkan dalam pembuatan materi.
jadi di setiap slide nya, ada suara/audionya. merekamnya menggunakan microphone sederhana. caranya sebagai berikut:
1. Tancapkan kabel headset pada konektor audio di sisi belakang PC.  Masuk Control Panel -> Sound & Audio Device -> pilih Voice -> Pada Voice Recording klik Tombol Volume, pada menu Recording Control, aktifkan select di bagian microphone.
2. lalu mendownload Audiocity
3. Buka Audacity.exe
4.. Pada display Audacity, perhatikan di sebelah atas tengah, tertulis Microphone
(sebagai media input suara).
5. Klik File -> pilih Preferences -> Menu Audio I/O -> di bagian Recording ->
Channels : pilih Mono.
6. Masih di Preferences -> File Formats -> Uncompressed Export Format -> pilih WAV (Microsoft 8 bit PCM).
7. Masih di Preferences -> Quality -> Default Sample Rate : pilih 8000 Hz -> Default Sample Format : pilih 16-bit -> Ok
8. Kembali ke tampilan Audacity -> Project Rate (ada di kiri bawah tampilan) -> pilih 8000.
9. Memilih format waktu perekaman. Klik View -> pilih Set Selection Format -> pilih hr:mn:sec (dalam satuan jam, menit, detik).
10. Lakukan proses perekaman melalui microphone di headset, dengan menekan  tombol lingkaran merah yang ada di display Audacity. Jika sudah selesai, klik kotak orange.
11. Untuk mem-playback, klik segitiga hijau.
12. Menyimpan file hasil rekaman. Klik File -> pilih Export as WAV -> letakkan di directory yang diinginkan -> beri nama file.
13.Bentuk sinyal suara yang direkam seperti ditunjukkan pada gambar di bawah
(jika hanya berupa garis lurus, maka proses perekaman belum berhasil).
14. Untuk diperhatikan, setiap perekaman dengan nama file yang berbeda, harus membuka display audacity yang baru. Klik File -> new -> lakukan seperti proses awal yang sudah dijelaskan. Jangan melakukan perekaman lagi di file yang sama (meskipun diberi track yang berbeda) karena akan terjadi penumpukan suara.
atau untuk lebih jelasnya bukalah web berikut
http://lecturer.eepis-its.edu/~prima/jaringan_teleponi/Cara%20merekam%20file%20suara%20dengan%20Audacity.pdf

http://mitraatefulawan.blogspot.com/2010/11/cara-merekam-suara-di-komputer.html

setelah berhasil merekam, kami melakukan narasi audio dan mepraktekannya.

MINGGU KE ENAM DAN KE TUJUH: PERSIAPAN UTS


Pada minggu keenam dan ketujuh digunakan untuk presentasi kelompok. Masing-masing kelompok mempresentasikan media yang telah dibuat pada minggu kelima. Setelah presentasi, kelompok lain memberikan masukan tentang materi yang telah kami buat. Jika materi kita sudah bagus maka materi kita layak digunakan sebagai persyaratan UTS.
Copyright 2009 Fatatun Azizah. All rights reserved.
Bread Machine Reviews | watch free movies online by Blogger Templates