Di minggu terakhir ini kita ditugaskan untuk presentasi hasil final kita.
mekanisme presentasinya sebagai berikut:
1. tiap kelompok menuliskan nama, nim dan alamat blog portofolio.
2. tiap kelompok menyiapkan laptop untuk presentasi, ada 2 kelompok yang
presentasi. yang 1 menggunakan LCD dan yg 1 hanya menggunakan laptop
saja untuk mempersingkat waktu.
3. yang dipresentasikan adalah bukan materinya namun tata cara penggunaan media tersebut beserta fitur2nya.
4. tidak ada komentar apapun.
penilaian sebagai berikut :
1. tidak melebihi waktu 20
2. kekompakam tim 30
3. kelengkapan materi yang disampaikan 40
4. sikap presentasi 10
seperti yang di tampilkan bapaknya pada
http://www.facebook.com/groups/310295362418036/
MINGGU KE TIGA BELAS
Posted in
Di pertemuan ini digunakan untuk presesntasi macro media flash, tetapi karena tidak ada uji coba di sekolah sehingga presentasi d undur minggu berikutnya.
MINGGU KE DUA BELAS: POSTING TUGAS
Posted in
di pertemuan ke dua belas ini pak wahyu memberikan perintah untu memosting terkait dengan materi yang udah dipelajari selama perkuliahan IT sebgai persyaratan tugas individu (portofolio)
MINGGU KESEBELAS: PRESENTASI
Posted in
Di pertemuan minggu ini adalah presentasi video yang telah dibuat kelompok masing-masing. Video tersebut sudah di dubbing dan di cutting. Tujuan tersebut adalah supaya hasil video yang telah dibuat sudah baik dan layak untuk dimasukkan dalam macro media flash. Setiap kelompok mempresentasikan video tersebut maksimal 10 menit. Setelatah presentasi ternyata banyak kelompok yang hasil videonya kurang bagus, kualitas gambarnya jelek / blur serta suaranya tidak jelas. Sehingga masih perlu revisi lagi.
MINGGU KESEPULUH: PEMBUATAN VIDEO
Posted in
Di pertemuan kesepuluh ini pak wahyu memberi tugas untuk membuat video. Pak wahyu mengarahkan dikelas kepada ketua kelas memilih 3 kelompok untuk membuat video dengan setting yang berbeda-beda antara lain: simeru, kantin dan perpustakaan dengan menggunakan kamera digital atau hp selama 25 menit. Setelah selesai video tersebut dipresentasikan didepan kelas dan kelompok yang lainnya mengomentari video tersebut dengan mengacu pada bahan bacaan yang telah disediakan. Setelah arahan dari pak wahyu selesai 3 kelompok yang telah diberi tugas tersebut langsung menuju TKP dan kelompok yang lain membaca materi yang telah disediakan sebagai bahan acuan untuk mengomentari video yang telah dibuat oleh 3 kelompok lain.
Bahan bacaannya antara lain:
TEKNIK SYUTING:
Bahan bacaannya antara lain:
TEKNIK SYUTING:
- Bidikan dan Cahaya
- Waktu Rekaman (Durasi)
- Sudut ‐sudut Pengambilan Gambar
1. Eye Level
Posisi pengambilan gambar yang selalu menyejajarkan posisi kamera dengan sudut pandang kameramen.
2. High Angle
Posisi pengambilan gambar dengan kamera diarahkan kebawah. Untuk merekam aktivitas yang penuh gerak, seperti tarian kolosal atau demnstrasi mahasiswa, sebaiknya dari sudut ini karena gerak dapat terekam sekaligus dapat terjaga ketajamannya.
3. Low Angle
Setiap shot dengan kamera menengadah ke atas saat membidik sasaran. Angle ini dapat digunakan untuk merangsang rasa kagum, emningkatkan ketinggian dan kecepatan subjek, mengurangi latar muka (foreground) atau latar belakang (background) yang tidak disukai, medistrorsikan garis-garis komposisi guna menciptakan perspektif yang lebih kuat, dan juga membuat efek dramatik pada gambar.
4. Dutch Angle
Angle kamera yang membentuk efek ketidakstabilan gambar-gambar seperti ini hanya untuk sequence yang membutuhkan efek kengerian, kekerasan, tidak stabil, atau efek-efek impresionistik. Sebagai contoh, dalam film penggambaran tokoh yang sedang mabuk atau dalam keadaan emosional.
- Macam Bidang Pandangan pada saat Syuting
Ada beberapa macam bidang pandangan pada saat syuting yaitu:
1. Long Shot
2. Full Shot
3. Medium Shot
4. Medium Close up.
5.Close Up
6. Extreme Close Up
- Gerakan kamera
- Pan right (kamera bergerak memutar ke kanan)
- Pan left (kamera bergerak memutar ke kiri)
- Tilt up (mendongkak ke atas)
- Tilt down (mendongkak ke bawah)
- Dolly in ( mendekati subjek)
- Dolly out (menjauhi subjek)
- Pedestal Up: kamera dinaikan
- Pedestal down: kamera diturunkan.
- Crab left 9bergerak ke kiri)
- Crab right (bergerak ke kanan)
7. Zoom adalah gerakan lensa zoom mendekati atau menjauhi obyek secara optikal, dengan mengubah panjang focal lensa dari sudut pandang sempit ke sudut pandang lebar atau sebaliknya.
- Zoom in ( mendekati obyek dari long shot ke close up)
- Zoom out ( menjauhkan obyek dari close up ke long shot)
- Setting Lokasi (Blocking Area /Location Set)
2. Shooting out door basanya dilakukan untuk acara petualangan, bencana alam, kondisi sosial masyarkat dan lain-lain.
Demikian postingan minggu kesepuluh...sampai jumpa di minggu berikutnya.......
MINGGU KESEMBILAN
Posted in
pada pertemuan ke sembilan ini, materi perkuliahannya tentang audio yang akan dilibatkan dalam pembuatan materi.
jadi di setiap slide nya, ada suara/audionya. merekamnya menggunakan microphone sederhana. caranya sebagai berikut:
1. Tancapkan kabel headset pada konektor audio di sisi belakang PC. Masuk Control Panel -> Sound & Audio Device -> pilih Voice -> Pada Voice Recording klik Tombol Volume, pada menu Recording Control, aktifkan select di bagian microphone.
2. lalu mendownload Audiocity
3. Buka Audacity.exe
4.. Pada display Audacity, perhatikan di sebelah atas tengah, tertulis Microphone
(sebagai media input suara).
5. Klik File -> pilih Preferences -> Menu Audio I/O -> di bagian Recording ->
Channels : pilih Mono.
6. Masih di Preferences -> File Formats -> Uncompressed Export Format -> pilih WAV (Microsoft 8 bit PCM).
7. Masih di Preferences -> Quality -> Default Sample Rate : pilih 8000 Hz -> Default Sample Format : pilih 16-bit -> Ok
8. Kembali ke tampilan Audacity -> Project Rate (ada di kiri bawah tampilan) -> pilih 8000.
9. Memilih format waktu perekaman. Klik View -> pilih Set Selection Format -> pilih hr:mn:sec (dalam satuan jam, menit, detik).
10. Lakukan proses perekaman melalui microphone di headset, dengan menekan tombol lingkaran merah yang ada di display Audacity. Jika sudah selesai, klik kotak orange.
11. Untuk mem-playback, klik segitiga hijau.
12. Menyimpan file hasil rekaman. Klik File -> pilih Export as WAV -> letakkan di directory yang diinginkan -> beri nama file.
13.Bentuk sinyal suara yang direkam seperti ditunjukkan pada gambar di bawah
(jika hanya berupa garis lurus, maka proses perekaman belum berhasil).
14. Untuk diperhatikan, setiap perekaman dengan nama file yang berbeda, harus membuka display audacity yang baru. Klik File -> new -> lakukan seperti proses awal yang sudah dijelaskan. Jangan melakukan perekaman lagi di file yang sama (meskipun diberi track yang berbeda) karena akan terjadi penumpukan suara.
atau untuk lebih jelasnya bukalah web berikut
http://lecturer.eepis-its.edu/~prima/jaringan_teleponi/Cara%20merekam%20file%20suara%20dengan%20Audacity.pdf
http://mitraatefulawan.blogspot.com/2010/11/cara-merekam-suara-di-komputer.html
setelah berhasil merekam, kami melakukan narasi audio dan mepraktekannya.
jadi di setiap slide nya, ada suara/audionya. merekamnya menggunakan microphone sederhana. caranya sebagai berikut:
1. Tancapkan kabel headset pada konektor audio di sisi belakang PC. Masuk Control Panel -> Sound & Audio Device -> pilih Voice -> Pada Voice Recording klik Tombol Volume, pada menu Recording Control, aktifkan select di bagian microphone.
2. lalu mendownload Audiocity
3. Buka Audacity.exe
4.. Pada display Audacity, perhatikan di sebelah atas tengah, tertulis Microphone
(sebagai media input suara).
5. Klik File -> pilih Preferences -> Menu Audio I/O -> di bagian Recording ->
Channels : pilih Mono.
6. Masih di Preferences -> File Formats -> Uncompressed Export Format -> pilih WAV (Microsoft 8 bit PCM).
7. Masih di Preferences -> Quality -> Default Sample Rate : pilih 8000 Hz -> Default Sample Format : pilih 16-bit -> Ok
8. Kembali ke tampilan Audacity -> Project Rate (ada di kiri bawah tampilan) -> pilih 8000.
9. Memilih format waktu perekaman. Klik View -> pilih Set Selection Format -> pilih hr:mn:sec (dalam satuan jam, menit, detik).
10. Lakukan proses perekaman melalui microphone di headset, dengan menekan tombol lingkaran merah yang ada di display Audacity. Jika sudah selesai, klik kotak orange.
11. Untuk mem-playback, klik segitiga hijau.
12. Menyimpan file hasil rekaman. Klik File -> pilih Export as WAV -> letakkan di directory yang diinginkan -> beri nama file.
13.Bentuk sinyal suara yang direkam seperti ditunjukkan pada gambar di bawah
(jika hanya berupa garis lurus, maka proses perekaman belum berhasil).
14. Untuk diperhatikan, setiap perekaman dengan nama file yang berbeda, harus membuka display audacity yang baru. Klik File -> new -> lakukan seperti proses awal yang sudah dijelaskan. Jangan melakukan perekaman lagi di file yang sama (meskipun diberi track yang berbeda) karena akan terjadi penumpukan suara.
atau untuk lebih jelasnya bukalah web berikut
http://lecturer.eepis-its.edu/~prima/jaringan_teleponi/Cara%20merekam%20file%20suara%20dengan%20Audacity.pdf
http://mitraatefulawan.blogspot.com/2010/11/cara-merekam-suara-di-komputer.html
setelah berhasil merekam, kami melakukan narasi audio dan mepraktekannya.
MINGGU KE ENAM DAN KE TUJUH: PERSIAPAN UTS
Posted in
Tuesday, July 2, 2013
Pada minggu keenam dan ketujuh digunakan untuk presentasi kelompok. Masing-masing kelompok mempresentasikan media yang telah dibuat pada minggu kelima. Setelah presentasi, kelompok lain memberikan masukan tentang materi yang telah kami buat. Jika materi kita sudah bagus maka materi kita layak digunakan sebagai persyaratan UTS.
MINGGU KELIMA: MEMBUAT MATERI BERDASARKAN SAP
Posted in
Pada minggu kelima ini kita membuat materi berdasarkan SAP
SMA muhammadiyah 6 Yogyakarta dengan kriteria materi yang telah di tentukan
yaitu materi maksimal 15 halaman, didalam materi tersebut terdapat gambar,
sound, animasi dan video serta diakhir materi terdapat latihan soal. Setelah selesai
membuat materi kelompok kita mencari kelompok lain untuk menilai materi yang
telah kelompok kita buat.
MINGGU KE EMPAT: ASSURE MODEL
Posted in
Pada pertemuan minggu
ke-empat ini, kelompok kita telah menganalisis telah menganalisis ASSURE model,
yang kesimpulannya sebagai berikut:
1.Analyses
Learner
tujuan utama
menganalisa adalah agar dapat menemukan kebutuhan belajar siswa sehingga mereka
mampu mendapatkan tingkatan pengetahuan dan pembelajaran secara maksimal. ada 3
faktor dalam analisis ini:
a.
general characteristic (karakterisitik umum)
karakteristik umum
meliputi jenis kelamin,umur, tingkat perkembangan, budaya dan faktor
sosial/etnik. karakteristik ini dibuat untuk menjadi patokan materi
pembelajaran.
b.spesific
entry competencies (mendiaognis kemampuan awal belajar)
pengetahuan awal
siswa merupakan patokan yang berpengaruh dalam pembuatan materi yang nantinya
akan memudahkan kita dalam merancang pembelajaran agar sesuai dengan kemampuan
siswa.
c.
learning style (gaya belajar siswa)
ada 3 macam gaya
belajar siswa yaitu :
1. visual (melihat)
dengan lebih banyak melihat (membaca,menonton)
2. audio
(mendengarkan) dengan lebih banyak mendengarkan
3.kinestetik
(melakukan), dengan cara praktek.
dari materi tersebut
kita menyimpulkan :
Karakterisitik siswa
SMA Muh6 :
1.
Mayoritas siswa berasal dari sekolah lain (pindahan)
2.
Motivasi siswa dalam belajar sangat rendah
3.
Dalam kelas, siswa asik sendiri dengan hp/tablet, tidur, dan juga ngobrol
4.
Banyak bermain dikelas
5.
Gaya belajar siswa cenderung tertarik pada audiovisual (mendengarkan dan
melihat) atau gaya belajar kinestetik(melakukan).
2. State Objective
tujuan dalam pembelajaran ini digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan proses pembelajaran dan dapat digunakan sebagai pedoman dan panduan kegiatan siswa.
disini ada tujuan pembelajaran berbasis ABCD.yaitu :
A : Audience
peserta didik dengan segala karakteristik/latar belakangnya.
B : Behaviour
perilaku belajar yang dikembangkan dalam pembelajaran.
C : Condition
kondisi/lingkungan yang mendukung siswa untuk belajar dengan baik.
D : Degree
kriteria yang dirumuskan sebagai bukti bahwa pencapaian tujuan pembelajaran dan proses belajar hasil belajar. ada 4 tingkatan yaitu, domain kognitif, domain afektif, motor domain skill, domain interpersonal.
2. State Objective
tujuan dalam pembelajaran ini digunakan untuk mengevaluasi keberhasilan proses pembelajaran dan dapat digunakan sebagai pedoman dan panduan kegiatan siswa.
disini ada tujuan pembelajaran berbasis ABCD.yaitu :
A : Audience
peserta didik dengan segala karakteristik/latar belakangnya.
B : Behaviour
perilaku belajar yang dikembangkan dalam pembelajaran.
C : Condition
kondisi/lingkungan yang mendukung siswa untuk belajar dengan baik.
D : Degree
kriteria yang dirumuskan sebagai bukti bahwa pencapaian tujuan pembelajaran dan proses belajar hasil belajar. ada 4 tingkatan yaitu, domain kognitif, domain afektif, motor domain skill, domain interpersonal.
3. Select Media and Material
Pemilihan strategi pembelajaran disesaikan dengan standar
dan tujuan pembelajaran. ARCS model dapat membantu strategi mana yang membangun
Attention (perhatian) siswa, pembelajaran berhubungan yang Relevant
dengan keutuhan dan tujuan, Convident pembelajaran dapat membantu pemaknaan
pengetahuan siswa, dan Satisfaction dari usaha belajar siswa.
media yang dipilih tentu saja media yang dapat merangsang motivasi siswa untuk belajar. seperti media TV, Video, radio, majalah, koran, dll.
peran media pembelajarn menurut Smaldino :
a. memilih materi yang tersedia : melibatkan spesialis
teknologi/ media, menyurvei panduan referensi sumber dan media.
b. mengubah materi yang ada :
c. merancang materi yang baru.
4. Utilize technology, media and
materials
a.
preview materi
sebelum
menyampaikan materi, sebaiknya pendidik melihat materinya terlebih dahulu.
b.
siapkan bahan
pendidik
harus mengumpulkan semua materi dan media yang dibutuhkan dalam proses
pembelajaran.
c.
siapkan lingkungan
pendidikharus
mengatur fasilitas secara rapi dan tepat
d.
peserta didik
memberikan
informasi kepada peserta didik tentang materinya
e.
memberikan pengalaman belajar
5.
Requier Learner Participation
Tujuan utama dari pembelajaran adalah
adanya partisipasi siswa terhadap materi dan media yang kita tampilkan.
Seorang guru pada era teknologi sekarang dituntut untuk memiliki
pengalaman dan praktik menerapkan, menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi
ketimbang sekedar memahami dan member informasi kepada siswa.
6.
Evaluate and Revise
ada
dua maca penilaian yaitu :
1.
penilaian hasil belajar siswa
2.menilai
dan Memperbaiki Strategi, teknologi dan Media
3.revisi Strategi, Teknologi, dan Media.
Ada beberapa fungsi dari evaluasi antara lain :
a. Evaluasi merupakan alat yang penting sebagai umpan
balik bagi siswa.
b. Evaluasi merupakan alat yang penting untuk mengetahui
bagaimana ketercapaian siswa dalam menguasai tujuan yang telah ditentukan.
c. Evaluasi dapat memberikan informasi untuk mengembangkan
program kurikulum.
d. Informasi dari hasil evaluasi dapat digunakan siswa
secara individual dalam mengambil keputusan.
e. Evaluasi berguna untuk para pengembang kurikulum
khususnya dalam menentukan tujuan khusus yang ingin dicapai.
f. Evaluasi berfungsi sebagai umpan balik untuk orang
tua,guru,pengembang kurikulum,pengambil kebijakan
MINGGU KETIGA: MEMILIH MEDIA YANG COCOK
Posted in
pada pertemuan di minggu ketiga ini, tiap kelompok
berdiskusi dengan kelompok lainnya. jadi, kelompok saya (fata ,rosa dan mei)
berdiskusi dengan kelompok mutmainah, imelda dan diana. kita saling bertukar
cerita tentang observasi yg telah kita lakukan di minggu sebelumnya.
kelompok mutmainah, imelda dan diana mengambil disekolah IT Abu Bakar, didekat RS. Hidayatullah. kondisi siswa disana lumayan aktif, bahkan cenderung aktif. secara kognitif, siswa-siswanya cukup pintar. media di sekolah tersebut lengkap. dan siswa disana sangat tertarik pada media internet/video.
setelah berdiskusi, masing-masing kelompok membaca http://www.nwlink.com/~donclark/hrd/media.html . artikel itu memuat tentang berbagai macam media dan metode pembelajaran lewat teknologi. disini ada 9 macam media yaitu classroom, distance learning, eLearning, mLearning, On-The-Job-Training-performance aids, social learning & social media, and the last one is video.
dari media-media tersebut kelompok saya memilih media social learning & social media dan video. kita memilih media tersebut karena object (siswa) di SMA Muh.6 lebih tertarik pada socmed ketimbang memperhatikan materi guru. mungkin karena usia mereka yg masih muda dan lagi jamannya main facebook dan twitter, maka dari itu kita ingin menarik perhatian dengan siswa menggunakan socmed dan video.
kita telah berdiskusi dengan guru mentor, bu wuri dan bu dewi setuju apabila media yang kita gunakan adalah media video. karena bu wuri dan bu dewi belum pernah menggunakan media tersebut dan juga beliau merasa bahwa minat belajar siswa sangat rendah, sehingga dibutuhkan media-media seperti video, menonton film, listening music, dsb.
kelompok mutmainah, imelda dan diana mengambil disekolah IT Abu Bakar, didekat RS. Hidayatullah. kondisi siswa disana lumayan aktif, bahkan cenderung aktif. secara kognitif, siswa-siswanya cukup pintar. media di sekolah tersebut lengkap. dan siswa disana sangat tertarik pada media internet/video.
setelah berdiskusi, masing-masing kelompok membaca http://www.nwlink.com/~donclark/hrd/media.html . artikel itu memuat tentang berbagai macam media dan metode pembelajaran lewat teknologi. disini ada 9 macam media yaitu classroom, distance learning, eLearning, mLearning, On-The-Job-Training-performance aids, social learning & social media, and the last one is video.
dari media-media tersebut kelompok saya memilih media social learning & social media dan video. kita memilih media tersebut karena object (siswa) di SMA Muh.6 lebih tertarik pada socmed ketimbang memperhatikan materi guru. mungkin karena usia mereka yg masih muda dan lagi jamannya main facebook dan twitter, maka dari itu kita ingin menarik perhatian dengan siswa menggunakan socmed dan video.
kita telah berdiskusi dengan guru mentor, bu wuri dan bu dewi setuju apabila media yang kita gunakan adalah media video. karena bu wuri dan bu dewi belum pernah menggunakan media tersebut dan juga beliau merasa bahwa minat belajar siswa sangat rendah, sehingga dibutuhkan media-media seperti video, menonton film, listening music, dsb.
MINGGU KEDUA: PRO DAN KONTRA TENTANG TEKHNOLOGI DALAM DUNIA PENDIDIKAN
Posted in
Tema nya adalah penggunaan dan
pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar
saya termasuk orang yang pro atau
mendukung dengan adanya teknologi terutama dalam bidang pendidikan.
Teknologi sangat membantu guru dalam mengembangkan materi. Apalagi di jaman
yang serba canggih sekarang. Teknologi menghemat waktu dan biaya, ia sangat
praktis dan dapat digunakan oleh siapa saja.
Negara-negara maju seperti Jepang,
Cina, Singapura sudah memanfaat teknologi hampir di semua bidang . Dan di
negara kita, masih minim penggunaan teknologi. Minimnya penggunaan internet
dikarenakan Indonesia adalah negara yang luas, saking luasnya banyak daerah
terpencil yang belum terjamah listrik dan internet. Internet misalnya, dengan
adanya internet, tugas-tugas siswa, mahasiswa, bahkan guru hingga dosen bisa
mencari refrensi tambahan ataupun ilmu pegnetahuan tambahan hanya dengan satu
"klik" saja. tanpa harus pergi ke perpustakaan yang jauh, dan mencari
buku-buku mana yang tepat, dsb. Internet sangat sangat sangat memudahkan kita
dijaman sekarang ini.
Penggunaan LCD, komputer, proyektor
yang ada dikelas juga sangat membantu progam belajar-mengajar. Penggunaan alat
teknologi tersebut dapat meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Guru dapat
menampilkan video, gambar-gambar, film, dalam materi pembelajarannya dimana ini
dapat menumbuhkan semangat siswa untuk belajar.
masih banyak lagi manfaat-manfaat
teknologi dalam proses belaJar-mengajar.......
sekian postingan saya kali ini, ditunggu laporan-laporan selanjutnya yaaaaaaaaaaa
Subscribe to:
Comments (Atom)







